Halo teman-teman, kali ini saya akan membahas mengenai sejarah IEM (In-Ear Monitor). Kenapa sih disebut in-ear monitor? bukannya earphone. Saya juga awalnya bingung kenapa disebut "monitor", lah emangnya monitor tv dimasukin ke telinga?? Nah kemudian saya cari-cari info di inet sejarah dari IEM itu, mumpung lagi semangat-semangatnya nyari-nyari info tentang IEM (hahahaha).
![]() |
| Monitor?? |
Awal mulanya para musisi-musisi di panggung hiburan menggunakan semacam monitoring untuk memonitor performance mereka. Pada jaman dulu mereka menggunakan semacam speaker yang diletakan di atas panggung (jaman sekarang juga). Akan tetapi speaker ini mengarah ke performer, entah itu vokalisnya ataupun gitaris. Tujuannya adalah untuk mendengarkan lebih jelas suara-suara yang ingin mereka dengar. Lah kan mereka diatas panggung? pasti jelas dengar dong suara-suaranya. Oke itu benar, tetapi saat diatas panggung, para performer mendengar suara yang tercampur aduk dari suara drum, gitar, teriakan penonton, sampai gema yang terdengar di tembok. Sering kali penyanyi sampai sulit untuk mendengar suaranya sendiri pada acara dalam skala besar. Untuk itulah dibuat sistem monitoring untuk memonitor performance mereka. Tetapi speaker monitoring yang diletakan di depan para performer memiliki beberapa kekurangan seperti dapat menimbulkan gangguan pendengaran dan merusak pandangan (ini mah subjektif).
![]() |
| Apa ga budek itu telinga. lol |
Karena keterbatasannya ini, maka dibuat lah sistem monitoring In-Ear (masuk ke telinga). Sistem monitoring ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan speaker monitoring. In-Ear monitor dapat mengisolasi suara dari luar, sehingga hal ini menguntungkan performer agar suara-suara lain dari luar tidak mengganggu. Selain itu performer juga dapat memilih suara mana yang ingin mereka dengar, seperti apakah suara vokalnya sendiri, ataupun ditambah dengan suara gitar. Selain itu risiko untuk menderita gangguan pendengarannya lebih rendah dibandingkan dengan speaker monitor. In-ear monitor juga dapat dimodifikasi sesuai dengan bentuk telinga musisi untuk memberikan kenyamanan.
Selain pada live performer, IEM juga dapat dipakai di studio rekaman untuk memonitor hasil rekaman. Kemudian lambat laun IEM juga dipakai untuk mendengarkan lagu bagi pengguna kasual. Saat ini sudah banyak beredar IEM-IEM di pasaran dari harga terjangkau sampai mahal dengan kualitas yang bervariasi.
![]() |
| Thom Yorke lagi enjoy pake IEM |



Comments
Post a Comment